Jakarta, Selular. ID – Penyelesaian digital yang memberikan nilai tambahan sudah banyak diciptakan di Indonesia.

Untuk solusi digital beserta upaya sosialisasinya, Surge disebut-sebut memiliki ekosistem yang sudah berjalan. Dan untuk mengurangi kesenjangan kanal internet berkualitas dan terjangkau, Surge dalam proses pengembangan jaringan dan akan selesai dalam waktu kecil.

Hermansjah Haryono, Eksekutif Utama Surge mengatakan, Surge muncul di industri digital Indonesia dengan solusi untuk mendistribusikan internet kepada publik tanpa biaya di ekosistem digital Surge.

“Konsep bisnis Surge adalah mengkombinasikan free Wi-Fi dengan iklan. Surge mempunyai jaringan internet yang dihasilkan daripada infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dibangun di Pulau Jawa, kemudian diintregrasikan dengan periklanan digital. Proses ini lah yang membuat Surge masih mampu menghasilkan pendapatan dari iklan atas penggunaan jaringan free Wi-Fi sebab penggunanya, ” jelas Hermansjah.

Menurut Hermansjah, apa dengan sedang Surge bangun adalah bersemangat dari para profesional yang berasal dari industri telekomunikasi, yakni membentuk ekosistem digital bermula dari desa (infrastruktur telekomunikasi) ke hilir (platform OTT dan Ads). Saat tersebut Surge telah memiliki lini mulut dan hanya perlu membangun jaringan infrastruktur hulunya.

George Samuel, Direktur Bisnis Surge menyuarakan hal yang sama, Surge datang di industri digital Indonesia dengan solusi untuk mendistribusikan internet pada publik tanpa biaya di ekosistem digital Surge.

“Konsep bisnis Surge adalah mengkombinasikan free Wi-Fi dengan iklan. Surge mempunyai jaringan internet yang dihasilkan dibanding infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dibangun di Pulau Jawa, kemudian diintregrasikan dengan periklanan digital. Proses ini lah yang membuat Surge masih mampu menghasilkan pendapatan dari iklan pada penggunaan jaringan free Wi-Fi oleh penggunanya, ” jelas George.

Menurutnya, fokus utama Surge adalah digitalisasi lingkungan publik, dengan mengembangkan konsep offline-to-online aset jalan dan aplikasi smartphone yang didukung jaringan infrastruktur internet yang dijalankan secara terpadu dan mandiri.

Ricky Ananda, Direktur Teknologi Surge, mengatakan, seiring dengan kelanjutan teknologi, harga smartphone maupun komputer kini lebih terjangkau untuk asosiasi Indonesia. Hal tersebut membuat penggunaan data internet meningkat secara eksponensial, terutama pada kondisi pandemik semacam sekarang ini.

“Ke depannya, untuk mengakses internet pada jaringan free Wi-Fi milik Surge harus menggunakan aplikasi Linipoin. Selain mengakses internet, Linipoin juga menganjurkan beragam aktivitas seperti: kuis, inspeksi, gaming, dan beragam aktivitas lainnya. Untuk user yang dapat menggalang poin. Dapat menukarkan poin tersebut dengan beragam hadiah di maklumat Linirewards” ujar Ricky.

Sebagai upaya mendukung perekonomian nasional, Surge juga menyediakan aplikasi smartphone untuk transportasi massal, petani, dan marketplace yang bermanfaat bagi bangsa dalam ekosistem digital Surge.

“Untuk itu, Surge menyimpan sejumlah aplikasi yang tidak cuma sebagai media informasi, tetapi juga dapat membantu serta memfasilitasi bangsa, salah satunya aplikasi “Sobattani” yang dapat mempermudah petani di pedesaan untuk meningkatkan pemasaran hasil pengetaman, ” jelas Ricky.

Ke depannya, Surge dapat menambah tingkat kesadaran publik atas servis seperti aplikasi dan ketersediaan jaringan internet, dengan menggunakan aset media yang sudah tersebar di transportasi publik, pasar, warung, dan beraneka macam lokasi lainnya.

Mengucapkan Juga: Tips Mengatasi Masalah Wifi di Rumah

Ditambahkan Ricky, Surge segera perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia, buat memperkuat modal kerja melalui sedekah publik.

Dengan jalan ini, dijelaskan Ricky, Surge bisa meningkatkan kualitas layanan serta memperluas ekosistem digital Perusahaan agar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama servis publik seperti transportasi massal maupun para petani dan pedagang kecil.