Jakarta, Selular. ID – Red Hat dan Tata Consultancy Services (TCS) berkolaborasi melaksanakan ‘TCS Ansible Factory’ Center of Excellence, berlokasi dalam kantor TCS Indonesia di Jakarta.   CoE tersebut mempertemukan kepakaran consulting TCS dengan solusi Ansible dari Red Hat untuk memper solusi automation bagi perusahaan-perusahaan yang ingin mengukur, mengamankan, dan meningkatkan infrastruktur TI mereka.

Country Manager Red Hat Indonesia Rully Moulany mengungkapkan tantangan global yang dinamis dengan membutuhkan penyesuaian cepat di dalam domain dan lingkungan operasional, proyek automation dalam IT telah membantu mengurangi kompleksitas dan memungkinkan perusahaan/organisasi memberikan respons yang lebih segera terhadap perubahan kebutuhan bisnis, terutama kalau mengingat ideal remote working di tengah kondisi pandemi yang sedangkan berlangsung. CoE akan membantu perusahaan memanfaatkan Ansible untuk pengelolaan infrastruktur dan penerapan aplikasi.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan TCS sehingga perusahaan-perusahaan pada Indonesia dapat menggunakan Red Hat Ansible Automation Platform untuk membantu mereka menerapkan automation, sekaligus meningkatkan keefisienan operasional dan mengurangi risiko. Melalui Center of Excellence bersama ini, kami meminta dapat mendukung perusahaan dengan dinamis dan berkembang cepat di Indonesia, untuk mengotomatisasi tugas-tugas manajemen yang selama ini dilakukan secara petunjuk, meningkatkan aspek keamanannya, serta memberikan lebih banyak kemandirian kepada tim untuk membakar lahirnya berbagai inovasi pertama, ” tutur Rully.

CoE ini memfokus tim dari kedua pihak untuk meningkatkan kolaborasi. Secara demikian, layanan dan permintaan baru ini dapat menghubungkan manajer bisnis dengan majikan automation untuk menyelaraskan desain automation dengan kebutuhan usaha dan memperluas cara penerapan automation.

Di kesempatan yang sepadan Country Manager for TCS Indonesia Bhavin Zhaveri melahirkan, “Kami sangat yakin kalau automation adalah agenda pati yang harus masuk di perjalanan transformasi digital kongsi mana pun, dengan meluncurkan CoE ini bersama secara partner kami Red Hat, kami ikut berkontribusi dalam mendukung roadmap digitalisasi dalam Indonesia, yang akan meningkatkan efisiensi dalam memenuhi keinginan terhadap lingkungan remoteless hari-hari ini. ”

Bhavin menuturkan, CoE bakal menjadi skema perdana bagi enterprise yang ingin memeriksa ide, berkonsultasi, dan memeriksa solusi-solusi automation.   Langgam kolaboratif ini menyajikan sejenis platform bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia yang ingin berbagi ide, mengidentifikasi berbagai jalan model bisnis dan inovasi terbaru, termasuk memfasilitasi perluasan solusi automation kelas enterprise yang Ansible-driven.

CoE ini meliputi kanal ke basis pengetahuan tentang automation yang berfokus dalam vertikal industri utama, seolah-olah layanan finansial, telekomunikasi, pemerintahan, manufaktur, pertanian, dan banyak lagi.

Sebagai bagian dari CoE, konsumen dapat berbagi data putaran, menginput data tersebut dengan tim kami, dan tahu bagaimana automation dapat membangun mereka. Dengan memanfaatkan peduli source, Ansible menghadirkan permutasi terbaik dari komunitas & solusi kelas enterprise untuk berbagai organisasi/perusahaan.

“Sebagai bagian dari CoE, pelanggan diundang untuk menyaksikan automation dalam praktiknya melalaikan Ansible overview, bagaimana use case-nya dalam industri, dan undangan terbuka bagi pelanggan untuk berbagi sampel petunjuk set mereka dengan tim dan melihat automation di dunia nyata menggunakan Peduli Source, ” kata Roully menutup.

CoE kolaboratif ini berlokasi di kantor pusat TCS di Jakarta. Pelanggan akan memperoleh dukungan langsung dari ahli produk Ansible kelas negeri di Red Hat, kira-kira di antaranya berbasis di Jakarta, serta sekelompok developer internasional yang berbasis di Bangalore dan Chennai, yang dapat dihubungi dari jauh untuk mendukung para pelanggan.