Jakarta, Selular. ID – Kok Mampu bekerjasama oleh YouTube Learning, Lembaga Ilmu Pengetahuan Nusantara (LIPI), Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI mengikuti didukung oleh berbagai organisasi pendidikan lainnya kembali menjadikan Akademi Edukreator kedua kalinya di tahun 2021 itu. Dengan format baru, Perguruan Edukreator 2021 ini mempersembahkan materi pelajaran lebih bagus, serta kerjasama strategis dengan beragam instansi pendidikan untuk memperluas jangkauan program.

Akademi Edukreator sendiri digelar untuk menginspirasi dan melatih pembuat konten, kiai, dan profesional di Nusantara. Dengan memberi pesertanya wawasan dan praktik terbaik dalam YouTube, program ini bertujuan untuk menciptakan konten video edukasi berkualitas tinggi dengan gratis.

“Sejak diluncurkan pada Hari Pendidikan Nasional tahun lalu, Perguruan Edukreator telah menerima beribu-ribu pendaftar, dan melatih lebih dari 1, 100 budak muda, guru dan ahli menjadi edukreator dari 32 provinsi di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, 10 edukreator pemula terbaik juga diberikan pelatihan intensif lanjutan bersama para pakar, dengan disebut dengan Akademi Edukreator Akselerasi, ” ujar Ryan Rahardjo, Kepala Hubungan Terbuka Asia Tenggara, Google pada Selular ID saat rancangan Akademi Edukreator Tahun Kedua.

Baca pula: YouTube Music dan Spotify Sambangi Google Wear, Dukung Pemutaran Offline

Ryan menambahkan bahwa YouTube telah menjadi tempat buat belajar dan mengajar.

“Dari belajar jalan menguasai matematika hingga jalan berolahraga di rumah, seluruh berkat peran kreator dengan konten edukasi di YouTube. Para kreator ini memperluas dinding ruang kelas tradisional dan menjangkau jutaan karakter di seluruh dunia. Untuk terus mendukung proses belajar mengajar, khususnya di pusat pandemi ini, bersama secara pemerintah dan komunitas lokal, kami berkomitmen untuk menanggung para kreator agar bisa terus berbagi dan menciptakan dampak positif – mencuaikan terciptanya lebih banyak konten pembelajaran di segala tempat yang berkualitas tinggi dalam YouTube dan membangun negeri pendidikan yang siap menghadapi masa depan, ” pungkas Ryan.

Dengan kesuksesan dan pembelajaran tahun lalu, Akademi Edukreator kali ini tidak cuma menjalin kerjasama strategis secara pendidikan tinggi dan akademisi untuk memperluas jangkauan pelatihan. Kini Akademi Edukreator memiliki format yang lebih mengedepankan partisipasi dan pengetahuan positif, juga materi ajar yang lebih spesifik untuk akademisi, murid vokasi, kelas edutainment, hingga kelas yang terbaru yaitu konten edukasi kesehatan tubuh. Lulusan terbaik Akademi Edukreator 2020 juga akan terlibat sebagai mentor, berbagi trik cara membuat konten edukasi, baik untuk para akademisi yang dapat diterapkan sebagai salah satu metode mengajar mereka hingga bagi para-para pegiat untuk membuat konten edukasi.

“Kami menyadari kebutuhan materi pembelajaran online akan makin meningkat tiap tahunnya. Kami tahu bahwa kunci agar terciptanya materi belajar dukungan online yang lebih banyak & beragam adalah melatih serta mengembangkan lebih banyak edukreator berkualitas. Selain edukreator, awak pun ingin membantu memberdayakan para akademisi yang ana nilai sebagai sumber sari dari pendidikan di Indonesia, khususnya di tengah dunia yang semakin online. Belajar dari pelaksanaan tahun lalu, kami menghadirkan kelas khusus bagi para akademisi dan murid vokasi, penjurusan materi ajar yang sesuai secara situasi hari ini sesuai kelas konten edukasi kesehatan tubuh, juga inovasi format terakhir, ” jelas ujar Gerald Sebastian, Co-Founder dan Business Director, Kok Bisa.