Jakarta, Selular. ID – Kabar sebelumnya menyebutkan bahwa iPhone 12 mini dianggap urung oleh Apple.   Meski demikian, data terbaru yang dihimpun oleh lembaga riset menunjukkan bahwa iPhone 12 masih menjadi salah mulia smartphone terlaris di negeri.

Namun bahan itu tidak menjadi patokan, pasalnya Apple sepertinya lestari akan melanjutkan niat untuk menghentikan produksi model iPhone Mini sepenuhnya pada tahun 2022 mendatang.

Laporan Analis Market TrendForce mengklaim, iPhone 12 Mini dengan layar 5, 4 inci telah mencapai ‘end-of-life’ pada kuartal pertama 2021 dengan penjualan yang lesu.

Tetapi untuk saat ini dan kira-kira bulan ke depan Apple akan terus menjual stok yang masih tersedia. Dikutip Macrumors, di situs penjualan Apple. com, ponsel ini juga masih tersedia meski perusahaan tengah bersiap meluncurkan iPhone 13.

Meski belum dikonfirmasi Apple, klaim TrendForce ini membenarkan penelitian sebelumnya dibuat JP Morgan, yang menyebut Apple akan menghentikan produksi iPhone 12 Mini di kuartal ini.

Kalau dilihat dari waktu peluncuran, Apple telah menghentikan penerapan iPhone 12 Mini dengan waktu cepat yang tidak sampai setahun. Diyakini serupa iPhone 12 Pro, iPhone 12 Pro Max, beserta iPhone XR akan segera dihentikan produksinya.

Consumer Intelligence Research Partners (CIRP) melaporkan bahwa keempat model iPhone 12 menolong sebanyak 64% dari seluruh penjualan iPhone di Amerika Serikat selama kuartal pertama tahun 2021.

Meskipun menjadi seri dengan terbaru, namun tak satupun dari seri iPhone 12 yang memegang titel jadi smartphone paling populer. Melangsungkan tersebut jatuh kepada iPhone 11 yang berhasil menyumbang total 24% dari pemasaran iPhone.

Mengucapkan Juga: Data Menunjukkan iPhone 12 Mini Jadi Lupa Satu iPhone yang Paling Populer

Berbahasa mengenai iPhone 12 mini, smartphone ini bahkan laku lebih banyak dari iPhone SE yang punya harga terjangkau, dan iPhone XR yang lebih lama.

Meskipun jumlah so pasti tidak dirincikan, namun informasi tersebut mengatakan bahwa iPhone 12 mini menyumbang invalid dari 5% penjualan.